SHARE

Ilustrasi

CARAPANDANG.COM - Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Agung Sudiono Abadi mengimbau warga Nusa Tenggara Timur (NTT) agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana di tengah intensitas hujan yang semakin tinggi.

"Potensi pembentukan awan-awan konvektif mulai meningkat termasuk wilayah NTT sehingga berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir," katanya di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan prospek cuaca di wilayah NTT selama sepekan ke depan (26 November-2 Desember) serta kewaspadaan terhadap ancaman bencana.

Dijelaskannya bahwa posisi matahari saat ini berada di belahan bumi selatan menyebabkan Indonesia pada umumnya sudah memasuki musim hujan termasuk di NTT.

Masyarakat di NTT, kata dia, harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat hujan sedang hingga lebat.

Selain itu potensi angin kencang berdurasi singkat juga harus diwaspadai karena dapat menimbulkan tumbangnya pohon, tiang, baliho, dan sebagainya yang dapat mengancam keselamatan orang di sekitar, katanya.

Ia mengimbau warga agar tenang dan waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, bertukar informasi dengan tetangga sekitar rumah, memperbaharui informasi melalui media massa maupun media sosial atau mencari informasi atau berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan.

"Warga juga perlu mengamankan barang-barang, dokumen penting yang dimiliki agar aman dari bencana," katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG melalui sejumlah kanal yang disediakan seperti telepon (0380)881613 atau whatsapp 081139404264, website meteoeltari.comemail met_kupang@yahoo.com maupun lewat aplikasi mobile apps INFO BMKG, demikian Agung Sudiono Abadi.

Tags
SHARE